Semalam, 25 Oktober 2010 transportasi di Jakarta lumpuh (hampir total) karena hujan deras yang mengakibatkan banjir yang pada akhirnya menyebabkan kemacetan di mana-mana. Perjalanan pulang saya dari Kuningan ke Kelapa Gading yang biasanya hanya memakan waktu satu jam berubah menjadi tiga jam. Beberapa teman di twitter bahkan menghabiskan waktu 5-7 jam di jalan. Pertanyaan apakah hal ini akan kita lalui setiap hari pun muncul di pikiran yang kemudian berakhir pada sumpah serapah di twitter kepada Gubernur Jakarta sekarang, Fauzi Bowo alias Foke.
Foke diminta bertanggung jawab terhadap banjir yang terjadi di Jakarta. Tentunya ia tak dapat lepas tangan. Namun apakah banjir di Jakarta bisa diatasi? Menurut saya tidak dalam jangka pendek atau menengah. Siapapun gubernurnya. Mengapa? Mari coba kita pahami mengapa terjadi banjir yang bukan bencana alam tapi rutin setiap terjadinya hujan yang deras dan lama di Jakarta.





